Langsung ke konten utama

MUDA MENGINSPIRASI : LALOLA EASTER KABAN


                        
                       Sumber : Google

 

 

 


Lalola Easter Kaban nama yang sangat menarik perhatian saya setelah menonton chanel youtube Mata Najwa episode “Muda Bersuara”.

Pembawaannya yang tenang, bahasa yang digunakan tepat, to the point  sangat jelas apa yang disampaikan, santun dan berwibawa.

Di kalangan aktivis atau pegiat antikorupsi, nama Lalola Easter Kaban cukup vokal menyuarakan antikorupsi di berbagai media. Alumni Fakustas Hukum Universitas Katolik Parahyangan ini juga menjabat sebagai Koordinator Divisi hukum dan peradilan monitoring Indonesia Corruption Watch (ICW). Indonesia Corruption Watch atau disingkat ICW adalah sebuah organisasi non-pemerintah (NGO) yang mempunyai misi untuk mengawasi dan melaporkan kepada publik mengenai aksi korupsi yang terjadi di Indonesia.

Dari sini saya melihat bahwa wawasan perempuan lebih luas, perpaduan antara perasaan dan logika, sering kali perempuan di artikan sebagai manusia yang baperan lebih menggunakan hati, tapi ketika logika dan perasaan di gabungkan dengan baik dan benar maka lahirlah perempuan dengan wawasan yang luas, tata cara bicara yang baik, beda dengan lelaki hanya melihat lurus menggunakan logika.

 

 

Tonton juga Chanel Youtube Mata Najwa episode Muda Bersuara :

Part 1 - https://bit.ly/2Zvfww7

Part 2 - https://bit.ly/3nz9BP1

Part 3 - https://bit.ly/3jHOOrz

Part 4 - https://bit.ly/2ZwcRSQ

Part 5 - https://bit.ly/2XOS4JQ

Part 6 - https://bit.ly/3nC2WUd

Part 7 - https://bit.ly/3jL2u5b

Semoga menginspirasi dan kebaikan selalu berpihak pada kita ❤

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MUDA MENGINSPIRASI : KALIS MARDIASIH

Sumber : Instagram Kalis mardiasih, kelahiran Blora 16 februari 1992 lulusan Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) merupakan seorang aktivis muda dan juga seorang penulis yang menulis terkait isu-isu tentang Islam dan perempuan. Namanya cukup dikenal karena Kalis cukup kritis dan aktif membicarakan isu-isu gender di media social, mulai dari isu kekerasan sampai kesetaraan. Isu perempuan masih bergema kuat di Indonesia. Kalis banyak menulis opini-opini dan kritikan terhadap sistem patriarki yang masih ada hingga saat ini, Kalis Mardiasih sudah menulis tiga buku tentang perempuan, Muslimah Yang Diperdebatkan (2019), Hijrah Jangan Jauh-jauh Nanti Nyasar (2019) dan Sister Fillah, You’ll never be alone (2020).   

Review Buku “Muslimah Yang Diperdebatkan”

Buku ini bukan sebuah buku perihal hukum-hukum islam. Buku ini hanya berupaya memberikan dukungan kepada suara perempuan yang seringkali gagal didengar sebab hukum halal-haram selalu dijatuhkan lebih awal dibangding aspirasi dan pengalaman perempuan. Judul-judul naskah dalam buku Muslimah Yang Diperdebatkan : - Curhat untuk Girlband Hijab Syar"i - Jilbabku Bukan Simbol Kesalihan - Setelah Kerudung Bersertifikat MUI: Hijab Hipster dan Sempak Halal - Perempuan yang Sekolah Tinggi Memang Tidak Berminat Menikahi Akhi-Akhi Cupet - Hikayat Merek Dan Studi Iklan: Pesan-Pesan untuk Kontes Hijab Hunt - Kerudung Dinegeri ini dan tafsir yang dilekatkan pada kami - Selembar Kain Kerudung Politikus Perempuan - Dari Teroris sampai Penjual Ramuan Penis Kuat Syar'i: Para penafsir Ayat Suci Sesuka hati  - Tubuh Perempuan dan Penghormatan Kepada Hidu - Kenapa sih Umat Islam kok Merasa Tertekan? - Ema Minggat dan Kita Sibuk Berdebat Siapa yang harus Angkat Galon - Hijrah Rasul Bukan Riwayat Caci...